Rabu, 11 Februari 2009

Ulangan Akhir Semester 1 ekonomi tp 2008-2009

ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL

SMA INSAN CENDIKIA AL MUSLIM

TP 2008 – 2009


 

Mata Pelajaran             : Ekonomi

Kelas                : X (Sepuluh)

Hari / Tanggal            : Jumat 5 Desember 2008 / Jam ke 2 ( 09.45 – 11.15)


 


 

  1. Pilihan Ganda
  2. (Ebtanas SMA 1989). Perhatikan tabel berikut :

Kebutuhan

Kolom

Kolom

Kolom

 

I

II

III

No. 1

Makanan

Sabun

Mobil

No. 2

Pakaian

Obat-obatan

Video

No. 3

Rumah

Buku

Kulkas


 

Berdasarkan tabel di atas yang termasuk kebutuhan primer adalah …

  1. Kolom I nomor 1, 2, dan 3    
  2. Nomor 2 Kolom I, II, dan III
  3. Nomor 1 Kolom I, II, dan III    
  4. Kolom III Nomor 1, 2, dan 3
  5. Kolom II Nomor 1, 2, dan 3


     

  1. (Ebtanas SMA 1989) Kebutuhan manusia yang banyak sekali ragamnya itu dapat dibedakan menurut intensitasnya menjadi kebutuhan …
    1. Sekarang dan masa datang    
    2. jasmani dan rohani
    3. Material dan immaterial        
    4. berwujud dan tak berwujud
    5. Primer dan sekunder


       

  2. UAN-SMA-04-14

    Berikut ini kelebihan sistem ekonomi liberal dan terpusat.

  3. 1. Persaingan mendorong maju
  4. 2. Setiap individu bebas memilih pekerjaan
  5. 3. Pendapatan masyarakat sama
  6. 4. SDA dikelola maksimal

Merupakan kelebihan ekonomi liberal ...

A. 1 dan 2      D. 2 dan 4

B. 1 dan 3     E. 3 dan 4

C. 2 dan 3


 

  1. (Ebtanas 1991) Harga Rp. 150.000.000,00 yang dibayarkan oleh seorang kolektor untuk sebuah mobil keluaran tahun 1830 adalah ….
    1. Nilai tukar subjektif    
    2. nilai pakai objektif
    3. Nilai tukar batas        
    4. nilai pakai subjektif
    5. Nilai tukar objektif


       

  2. (Ebtanas 1991) Ciri utama sistem ekonomi nasional (demokrasi ekonomi Indonesia) adalah …
    1. Sektor swasta menguasai perekonomian dengan bantuan dari pemerintah
    2. Pemerintah menguasai sektor-sektor ekonomi penting bersama koperasi
    3. Sektor usaha koperasi dan sektor swasta sebagai kekuatan ekonomi rakyat
    4. Pemerntah mendominasi penuh semua kegiatan ekonomi agar tidak dimonopoli swasta
    5. Rakyat memegang peranan aktif dalam kegiatan ekonomi dan pemerintah sebagai perencana, pembimbing, dan pengawas


 

  1. EBTANAS-SMA-02-20

    Beberapa kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi:

    1. 1. Perseorangan bebas memiliki sumber/alat produksi
    2. 2. Perekonomian masyarakat bersifat statis
    3. 3. Pemerintah mudah melakukan pengawasan kegiatan ekonomi
    4. 4. Setiap individu termotivasi untuk menjadi produsen
    5. 5. Kurang adanya pemerataan pendapalan
    6. 6. Umumnya masyarakat bersifat aktif

      Termasuk kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi tradisional adalah ...

      1. A. 1 dan 2         D. 5 dan 6
      2. B. 2 dan 4         E. 4 dan 6
      3. C. 3 dan 4


         

  2. (Ebtanas SMA Th 2004 No. 2) Menghabiskan atau mengurangi nilai barang dan jasa, merupakan ...
    1. pengertian distribusi
    2. Tujuan konsumsi
    3. tujuan distribusi            
    4. Pengertian produksi
    5. pengertian konsumsi


     

  3. (Ebtanas SMA 1990) Kegiatan nelayan menangkap ikan di laut, termasuk jenis bidang usaha …
    1. Ekstraktif     d. Perdagangan
    2. Agraris     e. Jasa
    3. Industri


       

  4. (Ebtanas 1992) Di bawah ini merupakan kegiatan-kegiatan ekonomi:
    1. Nelayan menangkap ikan di laut
    2. Penjual sayur menjajakan dagangannya
    3. Sinta membeli alat-alat sekolah
    4. Vira menikmati kue buatan ibu

      Yang termasuk kegiatan konsumsi adalah …

      1. No. 1 dan 2    d. No. 2 dan 4
      2. No. 1 dan 3    e. No. 3 dan 4
      3. No. 2 dan 3


         

  5. (Ebtanas 1991) Ekstensifikasi pertanian dapat dilakukan dengan …
    1. Menambah jumlah pemakaian pupuk
    2. membuka lahan baru
    3. Memperbaiki sistem irigasi        
    4. melaksanakan tumpang sari
    5. Pemakaian bibit unggul


       

  6. EBTANAS-SMA-02-05

    Menurut Gossen bila suatu kebutuhan dipenuhi terus menerus maka pada titik tertentu ...

  7. A. kenikmatannya semakin bertambah
  8. B. kenikmatannya semakin berkurang
  9. C. kenikmatannya akan hilang
  10. D. akan terjadi kebosanan
  11. E. mulai titik tertentu akan terjadi kepuasan


 

  1. EBTANAS-SMA-98-01

    Berikut tabel hasil produksi pertanian pada tanah seluas 1 hektar:

Tenaga kerja

Produksi total

Produksi rata-rata

Produksi marjinal

2

4

5

6

7

40

80

100

110

115

20

20

20

18,3

16,4

-

40

20

10

5


 


 

Dari daDari data tersebut, diminishing return berlaku mulai tenaga kerja ...

  1. A. 2 orang         d. 6 orang
  2. B. 4 orang         e.. 7 orang
  3. C. 5 orang

  4. (Ebtanas SMA 1989 )Yang termasuk faktor produksii asli adalah faktor produksi ...
    1. Alam dan modal
    2. tenaga kerja dan modal
    3. Alam dan tenaga kerja        
    4. alam dan kewiraswastaan
    5. Modal dan keahlian


       

  1. UN-SMA-05-01

    Abadi seorang pengusaha agribisnis yang ditekuni beberapa lama, dalam kesehariannya melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi, di antaranya:

  2. 1. Tanahnya disediakan untuk usaha, menyediakan modal dan wiraswasta.
  3. 2. Membeli kebutuhan sehari-hari seperti sandang dan pangan.
  4. 3. Membayar pajak badan usaha ke kas negara.
  5. 4. Membayar upah karyawan, bunga dan biaya-biaya lainnya.
  6. 5. Menerima sewa, gaji dan laba usahanya.
  7. 6. Membayar pajak karyawan perusahaannya.

    Kegiatan ekonomi yang tergolong dilakukan oleh Rumah Tangga Konsumsi adalah ...

  8. A. 1, 2, dan 3     D. 2, 3, dan 5
  9. B. 1, 2, dan 5     E. 4, 5, dan 6
  10. C. 2, 3, dan 4


 


 


 


 

  1. (Ebtanas 1991)

    Y


     

    500

    400

    300


     


     


     


     

    0 400 500 600 700 800 X


     

    Dari grafik di atas pada harga Rp 400,00 permintaan adalah…

    1. 400 unit        d. 700 unit
    2. 500 unit        e. 800 unit
    3. 600 unit


     

  2. (Ebtanas 1992) Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran :
    1. Intensitas kebutuhan     4. Kemajuan teknologi
    2. Biaya produksi        5. Tradisi / adat istiadat
    3. Pendapatan konsumen

    Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan adalah …

    1. 1, 2, dan 3        d. 2, 4, dan 5
    2. 1, 3, dan 5        e. 3, 4, dan 5
    3. 1, 4, dan 5


       

  3. EBTANAS-SMA-98-02

    Berikut ini merupakan faktor-faktor mempengaruhi permintaan dan penawaran

  4. 1. Harga barang
  5. 2. Tingkat pendapatan
  6. 3. Selera konsumen
  7. 4. Biaya produksi
  8. 5. Teknologi

    Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan adalah ...

  9. A. 1, 2, dan 3         D. 2, 4, dan 5
  10. B. 1, 3, dan 4         E. 3, 4, dan 5
  11. C. 2, 3, dan 4


 

  1. (Ebtanas 1992) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran :
    1. Pendapatan rata-rata
    2. Biaya faktor produksi
    3. Distribusi pendapatan
    4. Harga barang yang lain

    Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran adalah

    1. 1 dan 2        d. 2 dan 4
    2. 1 dan 3        e. 3 dan 4
    3. 1 dan 4


       

  2. EBTANAS-SMA-02-25

    Harga barang X Rp 800,00 per unit jumlah permintaannya 120 unit, setelah harga naik menjadi Rp 1.000,00 per unit jumlah permintaannya menjadi 100 unit. Berdasarkan data di atas fungsi permintaannya adalah ...

  3. A. Qd = 8.120 – 10 p
  4. B. Qd = 0.1P + 200
  5. C. Qd = 200 – 0.1P


 

  1. D. Qd = 20 p – 8.120
  2. E. Qd = –10 p + 157.600

  3. EBTANAS-SMA-00-04

    Jika harga turun, maka jumlah barang yang diminta bertambah banyak dan hubungan harga dengan jumlah barang yang diminta berpanding terbalik. Hal tersebut merupakan bunyi hukum ...

  1. A. permintaan dan penawaran
  2. B. permintaan
  3. C. penawaran
  4. D. Gossen II
  5. E. Gossen I


     

    1. (Ebtanas SMA 1990)Rumah tangga konsumsi dipengaruhi antara lain oleh faktor-faktor :
      1. Motivasi        4. Kebudayaan
      2. Keluarga        5. Kelas Sosial
      3. Keprbadian        6. Sikap

      Dimana faktor-faktor tersebut yang termasuk faktor ekstern adalah …

      1. 1 dan 2        d. 2, 4, dan 5
      2. 3 dan 4        e. 3, 5, dan 6
      3. 2, 4, dan 6


         

    2. EBTANAS-SMA-99-24

      Sepuluh karung beras akan terjual bila harganya Rp 80.000.00/karung dan 20 karung akan terjual bila harganya Rp 60.000,00/karung. Dari data tersebut fungsi permintaannya adalah ...

    3. A. Q = 50 + 0.0001 P
    4. B. Q = 50 + 0.005 P
    5. C. Q = 50 – 2000 P
    6. D. P = - 2000 Q + 100.000

      E. P = –10Q – 200.000


       

    7. EBTANAS-SMA-98-21

    Tabel Harga dan Permintaan Barang sebagai berikut:

    Harga

    Jumlah permintaan (Q)

    10

    8

    6

    4

    10

    16

    22

    28


     

    Dari tabel tersebut, maka fungsi permintaan yang sesuai adalah ...

    1. A. Q = –p + 40
    2. B. Q = 3p + 40
    3. C. Q = 3p – 40
    4. D. Q = –3p + 40
    5. E. Q = –3p – 40


       

      1. EBTANAS-SMA-98-23

        Diketahui fungsi permintaan suatu barang Qd = –3 P + 30, dan fungsi penawarannya Qs = 3P – 15. Maka titik keseimbangan adalah ...

      2. A. (7,5 ; 7,5)         D. (–7,5 ; –7,5)
      3. B. (7,5 ; 6)         E. (–7,5 ; 7,5)
      4. C. (6 : 7,5)


     

    1. (Ebtanas 1990) Perhatikan daftar permintaan dan penawaran berikut :


       


     

    Permintaan

    80

    65

    50

    35

    20

    5

    Harga

    12

    16

    20

    24

    28

    32

    Penawaran

    5

    15

    25

    35

    45

    55

    Berdasarkan daftar di atas, harga keseimbangan dilukiskan pada grafik ….


     

    1. Y d s


     

    12


     


     

    S d

    0 5 X


     

    1. Y d s                


     

    20


     


     

    0 25 X


     

    1. y


     

    28


     


     


     

    45 x


     

    1. y


     

    16


     


     


     

    65 x


     

    1. Y


     

    24


     


     


     

    0 35 X


     

    1. EBTANAS-SMA-98-04

      Di bawah ini yang merupakan kurva permintaan elastis sempurna (E = ~) ...


       

      a P D                .


       


       


       


       

    Q

    b. P                        


     


     

    D


     

    Q


     


     

    c. P


     


     

    D


     

    Q

    d.                     

    P    


     


     


     


     

    Q

    e.

    P


     


     


     


     

    Q


     

    1. (Ebtanas 1990) Perhatikan tabel permintaan berikut :

    Jenis Barang

    Harga

    Jumlah permintaan

    Barang A

    Rp 15,00

    Rp 12,00

    80 unit

    100 unit

    Berdasarkan tabel di atas, koefisien elastisitas permintaan setelah dihitung adalah …

    1. 0,05        d. 1
    2. 0,15        e. 1,25
    3. 0,8


     

    1. UNAS-SMA-03-05

      Jika diketahui, harga per unit Rp.6000 jumlah barang yang ditawarkan 20 unit. Kemudian harga; turun menjadi Rp 4.500,00 per unit, jumlah barang yang ditawarkan menjadi 10 unit. Berdasarkan data di atas, besarnya koefisien elastisitas penawaran adalah ...

    2. A. 0,2
    3. B. 0,5
    4. C. 2,0
    5. D. 5,0
    6. E. 6,0

    7.  
    8. EBTANAS-SMA-99-05

      Pada harga Rp 3.000,00 jumlah barang yang ditawarkan 900 unit, sedangkan pada harga Rp 6.000,00 jumlah barang yang ditawarkan 1.800 unit. Berdasarkan data tersebut, elastisitas penawarannya adalah …

    9. A. E > 1
    10. B. E < 1
    11. C. E = 0
    12. D. E = ~
    13. E. E = 1


       

    14. EBTANAS-SMA-86-18

      Apabila pembeli dan penjual sangat banyak, sehingga pembeli ataupun penjual secara perseorangan tidak dapat mempengaruhi situasi pasar, maka pasar seperti ini disebut ...

    15. A. pasar abstrak
    16. B. pasar sempurna


     


     

    1. C. pasar monopoli
    2. D. pasar duopoli
    3. E. pasar oligopoli


       

    4. EBTANAS-SMA-96-12

      Ciri-ciri pasar antara lain:

    5. 1. pembeli dan penjual relatif banyak
    6. 2. diperdagangkan berbagai jenis barang
    7. 3. pembeli dan penjual bebas keluar masuk pasar
    8. 4. harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran
    9. 5. mobilitas barang terbatas

    10.  

      Yang termasuk ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah ...

    11. A. 1, 2, dan 3
    12. B. 1, 3, dan 4
    13. C. 2, 3, dan 4
    14. D. 2, 4, dan 5
    15. E. 3, 4, dan 5


     

    1. EBTANAS_SMA-90-15

      Ciri dari pasar monopoli ialah apabila seorang penjual atau pembeli menguasai pasar sehingga dapat mempengaruhi penetapan harga pasar. Sedangkan ciri dari pasar persaingan sempurna ...

      A. suatu pasar dengan kelompok penjual yang menjual barang-barang yang sejenis, tetapi terdapat perbedaan- perbedaan basil produksi.

    2. B. terdapatnya campur tangan pemerintah dalam kehidupan ekonomi dengan maksud melindungi kepentingan masyarakat
    3. C. jumlah pembeli dan penjual sangat banyak sehingga pembeli atau penjual secara perorangan tidak dapat mempengaruhi situasi pasar
    4. D. terdapatnya keterbatasan baik keterbatasan jumlah penjual maupun keterbatasan harga

      E. terdapatnya kecenderungan persaingan antara pembeli dan penjual dalam merietapkan harga serendah mungkin


       

    5. EBTANAS-SMA-93-06

      Di dalam suatu pasar terdapat banyak penjual dan pembeli, barang-barang yang diperdagangkan homogen sehingga dapat saling mengganti, bentuk organisasinya adalah ...

    6. A. pasar monopsi
    7. B. pasar monopoli
    8. C. pasar persaingan monopolistik
    9. D. pasar persaingan sempurna

      E. pasar oligopoly


       

    10. EBTANAS-SMA-02-11

      Suatu pasar yang relatif banyak menghasilkan barang sejenis, tetapi ada unsur perbedaan antara satu dengan lainnya adalah pasar ...

  6. A. oligopoli
  7. B. oligopsoni
  8. C. monopoli
  9. D. monopsoni
    1. E. monopolistis

  10.  
    1. (Try Out Diknas Paket 2 Th 2007/2008) Di bawah ini yang termasuk contoh kegiatan pasar tenaga kerja pada pasar persaingan sempurna adalah . .
      1. CV Abadi satu-satunya penyalur TKI ke Arab Saudi

      B. PT Pembangunan Jaya hanya menerima karyawan dari yayasan tertentu

      C. Fa. Lestari Rahayu hanya menerima karyawan dari daerah tertentu

      D. PT Pertamina menerima calon karyawan melalui seleksi yang ketat dari para pelamar

      E. Doni diterima bekerja pada PT Fortuna melalui pamannya yang manajer


       


       


       

      1. Essay


     


     


     

    1. Jelaskan menurut Anda, langkah-langkah apa saja yang harus diambil pemerintah untuk mengatasi kelangkaan !


       

    2. Buatlah diagram arus linkar perekonomian sederhana beserta penjelasannya !


       

    3. Jelaskan perbedaan permintaan dan penawaran !


       

    4. Jelaskan pengertian keseimbangan pasar !


       

    5. Jelaskan ciri-ciri pasar monopoli !


       


     


     

Kisi-kisi ulangan harian kelas x ekonomi sem 2 tp 2008-2009

KISI-KISI SOAL ULANGAN HARIAN 1


SEKOLAH : SMA INSAN CENDEKIA AL MUSLIM BEKASI

KELAS / SEMESTER : X / II

MATA PELAJARAN : EKONOMI

JUMLAH SOAL / ALOKASI WAKTU : 40 butir : 35 PG dan 5 Essay / 2 JP


NO

KOMPETENSI DASAR / INDIKATOR

MATERI

INDIKATOR SOAL

BENTUK TES

KUALIFIKASI

NO. SOAL

1

2

3

4

5

6

7


1














2



















3


4.1 Mendeskripsikan

perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro

- Menjelaskan pengertian ilmu ekonomi

- Menjelaskan pengertian ekonomi mikro

- Menjelaskan pengertian ekonomi makro

- Memberikan contoh ekonomi mikro

- Memberikan contoh ekonomi makro


4.2 Mendeskripsikan masalah-

masalah yang dihadapi peme-

rintah di bidang ekonomi


- Menjelaskan tentang pengertian globalisasi

- Menganalisis masalah ekonomi yang dihadapi

negara berkembang

- Menganalisis masalah ekonomi yang dihadapi

negara maju

- Menjelaskan cara-cara mengatasi masalah

ekonomi di Indonesia



5.1 Menjelaskan konsep PDB,

PDRB, PNB, PN

- Menjelaskan pengertian tentang pendapatan

nasional

- Menjelaskan tentang konsep PDB, PDRB,

PNB, dan PN

- Menghitung PDB, PDRB, PNB, dan PN

- Menghitung pendapatan nasional dengan

pendekatan produksi

- Menghitung pendapatan nasional dengan

pendekatan pendapatan

- Menghitung pendapatan nasional dengan

pendekatan pengeluaran


Ekonomi mikro dan makro















Masalah perekonomian
















Pendapatan

Nasional











-Siswa menentukan pengertian ekonomi

-Siswa menentukan perbedaan pengertian ekonomi mikro dan makro

-Siswa memberikan contoh ekonomi mikro

-Siswa menentukan contoh ekonomi makro










-Siswa menjelaskan tentang pengertian globalisasi

- Siswa menganalisis masalah ekonomi yang dihadapi

negara berkembang

- Siswa menganalisis masalah ekonomi yang dihadapi

negara maju

- Siswa menjelaskan cara-cara mengatasi masalah

ekonomi di Indonesia



- Menjelaskan pengertian tentang pendapatan

Nasional

- Menjelaskan tentang konsep PDB, PDRB,

PNB, dan PN




- Menghitung PDB, PDRB, PNB, dan PN

- Menghitung pendapatan nasional dengan

pendekatan produksi

- Menghitung pendapatan nasional dengan

pendekatan pendapatan





- Menghitung pendapatan nasional dengan

pendekatan pengeluaran









Essay


PG

PG

PG









Essay



PG

PG


PG

Essay




Essay




PG

PG

PG

PG

PG

PG



PG

PG


PG

PG

PG

PG

PG

PG

PG

PG


PG

PG

PG

Essay








C2 sedang


C2 mudah

C2 sedang

C2 sedang









C2 sedang



C2 sedang

C4 mudah


C4 mudah

C4 sedang




C4 sedang




C1 mudah

C1 mudah

C3 sedang

C3 sukar

C3 sedang

C2 mudah



C3 sukar

C3 sukar


C1 mudah

C2 mudah

C2 mudah

C2 mudah

C2 mudah

C3 sukar

C3 sukar

C3 sedang


C3 sukar

C3 sukar

C2 sedang

C3 sukar








26


1

2

3









27



4

5


6

28




29




7

8

9

10

11

12



13

14


15

16

17

18

19

20

21

22


23

24

25

30



Bekasi, Pebruari 2009

Mengetahui, Guru Bidang Studi,




Najemudin, S.Si. Siti Mugi Rahayu, S.Pd.

Selasa, 03 Februari 2009

Saya belajar : Supervisi

Akhir-akhir ini saya sedang disibukkan dengan persiapan supervisi di kelas. Ada supervisi klinis dari kepala sekolah, ada juga supervisi penilaian dari Yayasan.
Mmh… Ini adalah padatan materi yang sedang saya pelajari, tentang supervisi. Diambil dari beberapa tulisan dari beberapa blog yang saya kunjungi, untuk saya belajar. Terima kasih …

Menurut keputusan Menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 0134/0/1977, termasuk kategori supervisor dalam pendidikan adalah kepala sekolah, penilik sekolah, dan para pengawas ditingkat kabupaten/kotamadya, serta staf di kantor bidang yang ada di tiap provinsi.
Salah satu tugas pengawas dengan perincian sebagai berikut:”Mengendalikan pelaksanaan kurikulum meliputi isi, metode penyajian, penggunaan alat perlengkapan dan penilaian agar sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.”Pada rambu-rambu penilaian kinerja kepala sekolah (SD),Dirjen Dikdasmen tahun 2000 sebgai berikut:
1) Kemampuan menyusun program supervisi pendidikan
2) Kemampuan melaksanakan program supervisi pendidikan
3) Kemampuan memanfaatkan hasil supervisiPada dasarnya tugas pokok kepala sekolah adalah menilai dan membina penyelenggaraan pembelajaran di sekolah. Dengan kata lain salah satu tugas kepala sekolah sebagai pembinaan yang dilakukan memberikan arahan, bimbingan, contoh dalam proses pembelajaran di sekolah. Berarti bahwa kepala sekolah merupakan supervisor yang bertugas melaksanakan supervisi pembelajaran.
Willes (1975), mengatakan di atas bertujuan untuk memelihara atau mengadakan perubahan operasional sekolah, dengan cara mempengaruhi tenaga pengajar secara langsung demi mempertinggi kegiatan belajar siswa. Supervisi hanya berhubungan langsung dengan guru, tetapi berkaitan dengan siswa dalam proses belajar.Ross L.(1980), mendefinisikan bahwa supervisi adalah pelayanan kepada guru-guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan pengajaran, pembelajaran dan kurikulum.
Purwanto (1987), supervisi ialah suatu aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah dalam melakukan pekerjaan secara efektif.

Sesuai dengan rumusan di atas maka kegiatan yang dapat disimpulkan dalam supervisi pembelajaran sebagai berikut:1). Membangkitkan dan merangsang semangat guru-guru menjalankan tugasnya terutama dalam pembelajaran.2). Mengembangkan kegiatan belajar mengajar.3). Upaya pembinaan dalam pembelajaran.B. Prinsip Supervisi1) Supervisi harus konstruktif.2) Supervisi harus menolong guru agar senantiasa tumbuh sendiri tidak tergantung pada kepala sekolah. .3) Supervisi harus realistis.4) Supervisi tidak usah muluk-muluk dan didasarkan pada kenyataan yang sebenarnya pada guru-guru.5) Supervisi harus demokrat.6) Hakikat pengembangan mutu sekolah adalah usaha bersama berdasarkan musyawarah.7) Supervisi harus obyektif.8) Kegiatan tidak boleh diwarnai oleh prasangka kepala sekolah, diperlukan data konkret tentang keadaan sebenarnya dan kepala sekolah juga harus mengakui keterbatasannya.C. Jenis-Jenis SupervisiBeberapa jenis supervisi antara lain observasi kelas, saling kunjung, demonstrasi mengajar, supervisi klinis, kaji tindak (action research). (http://infopendidikankita.blogspot.com/2008/02/supervisi-pembelajaran.html)

1. Apa supervisi klinis itu?
Supervisi klinis adalah supervisi yang difokuskan pada perbaikan pembelajaran melalui siklus yang sistematis mulai dari tahap perencanaan, pengamatan dan analisis yang intesif terhadap penampilan pembelajarannya dengan tujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran.

2. Mengapa supervisi klinis diperlukan?Beberapa alasan mengapa supervisi klinis diperlukan, diantaranya:
· Tidak ada balikan dari orang yang kompeten sejauhmana praktik profesional telah memenuhi standar kompetensi dan kode etik
· Ketinggalan iptek dalam proses pembelajaran
· Kehilangan identitas profesi
· Kejenuhan profesional (bornout)
· Pelanggaran kode etik yang akut
· Mengulang kekeliruan secara masif
· Erosi pengetahuan yang sudah didapat dari pendidikan prajabatan (PT)
· Siswa dirugikan, tidak mendapatkan layanan sebagaimana mestinya
· Rendahnya apresiasi dan kepercayaan masyarakat dan pemberi pekerjaan

3. Apa tujuan supervisi klinis?
Secara umum tujuan supervisi klinis untuk :
· Menciptakan kesadaran guru tentang tanggung jawabnya terhadap pelaksanaan kualitas proses pembelajaran.
· Membantu guru untuk senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
· Membantu guru untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang muncul dalam proses pembelajaran
· Membantu guru untuk dapat menemukan cara pemecahan maslah yang ditemukan dalam proses pembelajaran
· Membantu guru untuk mengembangkan sikap positif dalam mengembangkan diri secara berkelanjutan.

4. Apa karakteristik supervisi klinis?
Supervisi klinis memiliki karakteristik sebagai berikut:
· Perbaikan dalam pembelajaran mengharuskan guru mempelajari keterampilan intelektual dan bertingkah laku berdasarkan keterampilan tersebut.
· Fungsi utama supervisor adalah menginformasikan beberapa keterampilan, seperti: (1) keterampilan menganalisis proses pembelajaran berdasarkan hasil pengamatan, (2) keterampilan mengembangkan kurikulum, terutama bahan pembelajaran, (3) keterampilan dalam proses pembelajaran.
· Fokus supervisi klinis adalah: (1) perbaikan proses pembelajaran, (2) keterampilan penampilan pembelajaran yang memiliki arti bagi keberhasilan mencapai tujuan pembelajaran dan memungkinkan untuk dilaksanakan, dan (3) didasarkan atas kesepakatan bersama dan pengalaman masa lampau.

5. Apa prinsip-prinsip dalam supervisi klinis?
Beberapa prinsip yang menjadi landasan bagi pelaksanaan supervisi klinis, adalah:
· Hubungan antara supervisor dengan guru, kepala sekolah dengan guru, guru dengan mahasiswa PPL adalah mitra kerja yang bersahabat dan pebuh tanggung jawab.
· Diskusi atau pengkajian balikan bersifat demokratis dan didasarkan pada data hasil pengamatan.
· Bersifat interaktif, terbuka, obyektif dan tiidak bersifat menyalahkan.
· Pelaksanaan keputusan ditetapkan atas kesepakatan bersama.
· Hasil tidak untuk disebarluaskan
· Sasaran supervisi terpusat pada kebutuhan dan aspirasi guru, dan tetap berada di ruang lingkup pembelajaran.
· Prosedur pelaksanaan berupa siklus, mulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan (pengamatan) dan tahap siklus balikan.

6. Bagaimana prosedur supervisi klinis?
Pelaksanaan supervisi klinis berlangsung dalam suatu siklus yang terdiri dari tiga tahap berikut :
· Tahap perencanaan awal. Pada tahap ini beberapa hal yang harus diperhatikan adalah: (1) menciptakan suasana yang intim dan terbuka, (2) mengkaji rencana pembelajaran yang meliputi tujuan, metode, waktu, media, evaluasi hasil belajar, dan lain-lain yang terkait dengan pembelajaran, (3) menentukan fokus obsevasi, (4) menentukan alat bantu (instrumen) observasi, dan (5) menentukan teknik pelaksanaan obeservasi.
· Tahap pelaksanaan observasi. Pada tahap ini beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain: (1) harus luwes, (2) tidak mengganggu proses pembelajaran, (3) tidak bersifat menilai, (4) mencatat dan merekam hal-hal yang terjadi dalam proses pembelajaran sesuai kesepakatan bersama, dan (5) menentukan teknik pelaksanaan observasi.
· Tahap akhir (diskusi balikan). Pada tahap ini beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain: (1) memberi penguatan; (2) mengulas kembali tujuan pembelajaran; (3) mengulas kembali hal-hal yang telah disepakati bersama, (4) mengkaji data hasil pengamatan, (5) tidak bersifat menyalahkan, (6) data hasil pengamatan tidak disebarluaskan, (7) penyimpulan, ( hindari saran secara langsung, dan (9) merumuskan kembali kesepakatan-kesepakatan sebagai tindak lanjut proses perbaikan.

Sumber: :Iim Waliman, dkk. 2001. Supervisi Klinis (Modul Manajemen Berbasis Sekolah). Bandung : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa BaratAgus Taufiq. 2007. Supervisi Bimbingan dan Konseling (Bahan Pelatihan BK di Cikole). Bandung.
(http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/01/supervisi-klinis/)